Saturday, June 16, 2007

Wisata Indonesia : 6 Cerita Rakyat Paling Populer Di Indonesia

1. MALIN KUNDANG

Legenda Malin Kundang
Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di pantai Air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.

Menceritakan kisah seorang anak yang berniat membantu perekonomian keluarga dengan merantau ke tanah orang, yang kemudian ia pun berhasil menjadi saudagar yang kaya raya. Namun, karena kekayaannya ia pun menjadi lupa diri dan tidak mengakui ibunya, karena sakit hati terhadap sikap anaknya, ibu Malin pun mengutuknya menjadi batu.

Sampai saat ini Batu Malin Kundang masih dapat dilihat di sebuah pantai bernama pantai Aia Manih, di selatan kota Padang, Sumatera Barat.


2. DANAU TOBA

Legenda Danau Toba
Menceritakan kisah seorang pemuda yang hidup sebagai petani. Pada suatu hari ia memancing di sungai dan mendapatkan ikan ajaib yang berubah menjadi wanita yan cantik. Akhirnya Toba menikah dengan wanita tersebut dengan janji tidak akan memberitahukan asal usul dirinya yang merupakan penjelmaan dari ikan. Setelah menikah mereka di karuniai seorang anak yang di beri nama Samosir. Pada suatu hari ketika Toba sedang memarahi anaknya, ia melanggar janji tersebut. Akhirnya banjir bandang pun menyeret mereka berdua yang lama kelamaan menjadi sebuah danau yang dikenal Danau Toba dan pulau kecil ditengahnya yaitu Pulau Samosir.


3. TANGKUBAN PERAHU

Legenda Tangkuban Perahu
Menceritakan kisah seorang putri bernama Dayang Sumbi yang mempunyai anak benrnama Sangkuriang. Namun sejak kecil sangkuriang diusir oleh ibunya dan mengembara keliling dunia, setelah kembali dari pengembaraannya sangkuriang ingin menikahi putri cantik yang tidak lain adalah Dayang Sumbi, ibu kandungnya sendiri. Dayang Sumbi pun berusaha menjelaskan kesalahpahaman hubungan mereka. Walau demikian, Sangkuriang tetap memaksa untuk menikahinya. Dayang Sumbi meminta agar Sangkuriang membuatkan perahu dan telaga (danau) dalam waktu semalam dengan membendung sungai Citarum.

Sangkuriang menyanggupinya. Dengan bantuan para guriang, bendungan pun hampir selesai dikerjakan. Tetapi Dayang Sumbi bermohon kepada Sang Hyang Tunggal agar maksud Sangkuriang tidak terwujud. Dayang Sumbi menebarkan irisan boeh rarang (kain putih hasil tenunannya), ketika itu pula fajar pun merekah di ufuk timur. Sangkuriang menjadi gusar, air Talaga Bandung pun menjadi surut kembali. Perahu yang dikerjakan dengan bersusah payah ditendangnya ke arah utara dan berubah wujud menjadi Gunung Tangkuban Perahu.

4. RORO JONGGRANG / CANDI PRAMBANAN

Legenda Roro Jonggrang
Menceritakan kisah seorang anak raja bernama Raden Bandung Bondowoso. Pada suatu hari terjadilah pertempuran antara Raden Bandung Bondowoso dengan Prabu Baka (ayah Roro Jonggrang) untuk memperebutkan wilayah kekuasaan. Bandung Bondowoso ingin mempersunting Roro Jonggrang tapi ditolak karena Bandung Bondowoso telah membunuh ayahnya. Untuk menolak pinangannya, Roro Jonggrang memberi syarat untuk dibuatkan 1000 candi dalam satu malam. Bandung Bondowoso pun menyanggupi permintaannya. Dengan bantuan para jin maka hampir jadilah 1000 candi tersebut, tetapi Roro Jonggrang memerintahkan para gadis menumbuk dan membakar jerami supaya kelihatan terang untuk pertanda pagi sudah tiba dan ayam pun berkokok bergantian. Maka dipanggillah Puteri Loro Jonggrang disuruh menghitung candi dan ternyata jumlahya 999 candi, tinggal 1 candi yang belum jadi. Karena merasa dipermainkan oleh Roro jonggrang, Bandung Bondowoso pun mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi yang ke-1000.


5. LUTUNG KASARUNG

Legenda Lutung Kasarung
Lutung Kasarung (artinya Lutung yang Tersesat) adalah cerita pantun yang mengisahkan legenda masyarakat Sunda tentang perjalanan Sanghyang Guruminda dari Kahyangan yang diturunkan ke Buana Panca Tengah (Bumi) dalam wujud seekor lutung (sejenis monyet). Dalam perjalanannya di Bumi, sang lutung bertemu dengan putri Purbasari Ayuwangi yang diusir oleh saudaranya yang pendengki, Purbararang. Lutung Kasarung adalah seekor mahkluk yang buruk rupa. Pada akhirnya ia berubah menjadi pangeran dan mengawini Purbasari, dan mereka memerintah Kerajaan Pasir Batang dan Kerajaan Cupu Mandala Ayu bersama-sama.


6. JAKA TARUB

Legenda Jaka Tarub
Menceritakan seorang pemuda berrnamaa Jaka Tarub. Suatu hari Jaka Tarub berangkat berburu di kawasan Gunung Keramat. Di gunung itu terdapat sebuah telaga tempat tujuh bidadari mandi. Jaka Tarub mengambil selendang salah satu bidadari. Ketika 7 bidadari selesai mandi, enam dari tujuh bidadari tersebut kembali ke kahyangan. Sisanya yang satu orang bingung mencari selendangnya, karena tanpa itu ia tidak mampu terbang. Jaka Tarub muncul datang menolong. Bidadari yang bernama Dewi Nawangwulan itu bersedia ikut pulang ke rumahnya. Keduanya akhirnya menikah dan mendapatkan seorang putri bernama Dewi Nawangsih.

Selama hidup berumah tangga, Nawangwulan selalu memakai kesaktiannya. Sebutir beras bisa dimasaknya menjadi sebakul nasi. Suatu hari Jaka Tarub melanggar larangan Nawangwulan supaya tidak membuka tutup penanak nasi. Akibatnya kesaktian Nawangwulan hilang. Sejak itu ia menanak nasi seperti umumnya wanita biasa.Maka, persediaan beras menjadi cepat habis. Ketika beras tinggal sedikit, Nawangwulan menemukan selendang pusakanya tersembunyi di dalam lumbung. Nawangwulan pun marah mengetahui kalau suaminya yang telah mencuri benda tersebut. Jaka Tarub memohon istrinya untuk tidak kembali ke kahyangan. Namun tekad Nawangwulan sudah bulat. Hanya demi bayi Nawangsih ia rela turun ke bumi untuk menyusui saja.

0 comments:

Post a Comment