Wisata Indonesia
wisata di indonesia sebagai surga wisata bagi para wisatawan domestic maupun mancanegara karena Indonesia mempunyai daya tarik wisata yang sangat menakjubkan.
Daya Tarik Indonesia
banyak hal menarik di dalam wisata indonesia, dengan jumlah 17508 pulau yang membentang dari sabang sampai merouke, Indonesia memilik potensi yang tidak dimiliki oleh negara lain.
Potensi Indonesia
Indonesia dapat dikatakan lengkap untuk sumber daya alam, karena terdapat pegunungan, danau, lembah, hutan, hingga rawa yang indah pun dimiliki oleh Indonesia.
Sunday, May 8, 2011
Wisata Indonesia : Mendaki Penyangga Langit, Bumi Minangkabau, Sumatra Barat
Gunung Singgalang dikiaskan sebagai salah satu penyangga langit Minangkabau. Tiga puncak utama yang sering disebut Tri Arga, salah satunya adalah gunung dengan tinggi 2.877 meter dari permukaan laut (dpl) ini. Dalam wilayah geografis, gunung ini terletak di Kabupaten Agam. Tepat di sebelahnya, menantang dengan kokoh gunung Marapi, penyangga lainnya selain Talang Gunung Singgalang dikiaskan sebagai salah satu penyangga langit Minangkabau. Tiga puncak utama yang sering disebut Tri Arga, salah satunya adalah gunung dengan tinggi 2.877 meter dari permukaan laut (dpl) ini. Dalam wilayah geografis, gunung ini terletak di Kabupaten Agam. Tepat di sebelahnya, menantang dengan kokoh gunung Marapi, penyangga lainnya selain Talang.
Gunung Singgalang mempunyai kawasan hutan dipterokarp bukit atau hutan di ketinggian 300 sampai 750 meter dpl. Selain itu, di gunung ini juga terdapat hutan dipterokarp atas (hutan diatas 750 sampai 1.200 meter dpl), hutan Montane (hutan yang berada di ketinggian 1.200-1.500 meter dpl) dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Di kawasan dipterokrap terdapat spesies pohon Seraya, pohon Kemuning dan Meranti. Di hutan dipterokarp atas juga ditemui pohon Meranti Bukit dan pohon Damar Minyak.
Di kawasan hutan Montane, merujuk kepada kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian 1.200 – 1.500 meter, spesies utamanya terdiri dari pohon Mempening, Berangan, Damar Minyak dan Podo. Beranjak ke hutan ericaceous atau hutan gunung di ketinggian melebihi 1.500 meter, spesies utamanya terdiri dari pohon Kelat, pohon Periuk Kera, dan berbagai-bagai jenis belukar, buluh, resam, paku-pakis, serta lumut. Gunung Singgalang sendiri termasuk ke dalam jenis vulkanis yang tidak aktif. Gunung ini ditutupi hutan hujan tropis, trek pendakian terjal dan terdapat 2 buah telaga di daerah puncak. Dua telaga tersebut dinamai telaga Dewi telaga Kumbang.
Selain sajian flora di atas, satu lagi keunikan yang terdapat di kawasan ini adalah pemandangan tiang listrik dan kabel yang menjuntai. Untuk mencapai lokasi pendaki beranjak dari bandara Ketaping menuju Bukittinggi, perjalanan ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan dengan ongkos sekitar Rp10.000 - Rp15.000. Jalur pendakian bisa dilalui dari tiga titik. Pertama dari Koto Baru, Pandaisikek, Balingka atau dari Toboh (Kanagarian Malalak). Perjalanan dimulai dari kota Padang kemudian turun di Kotobaru, perjalanan dilanjutkan ke Pandai Sikek menggunakan angkot dengan ongkos Rp 3.000/orang.
Bagi yang mengambil rute pendakian dari Balingka, perjalanan dimulai dari Padang turun di Padanglua (Bukittinggi) dan dari Padanglua menuju Batu Tagak dengan ongkos kira-kira Rp 2.500 – Rp 4.000 menggunakan angkutan pedesaan Batu Tagak-Panambatan. Kalau memilih naik dari Toboh, beranjak dari kota Padang, turun di Padanglua dan perjalanan dilanjutkan menuju Toboh dengan biaya kira-kira Rp 3.000 - Rp 5.000. Sementara, untuk memasuki kawasan gunung Singgalang, tidak dipungut biaya apapun. Bayarannya, cukup jaga saja alam yang ada di sekitar gunung tersebut. Lokasi gunung Singgalang tidak begitu jauh dari kota Bukittinggi dan kota Padangpanjang. Mengingat gunung Singgalang dekat dengan dua kota wisata tersebut, bagi yang ingin berlama-lama di kawasan, dapat menginap di beberapa hotel yang ada di dua kota tersebut. Kalau lapar, di sepanjang jalan menuju gunung Singgalang terdapat banyak restoran yang menyajikan aneka hidangan masakan khas Minangkabau.
Tapi perlu diingat, gunung singgalang memiliki karakter cuaca yang sulit ditebak. Tebalnya kabut yang kadang menutup birunya langit akan dilanjutkan dengan hujan yang tentunya mengganggu perjalanan menuju puncak. Untuk itu, pendaki hendaknya memperhatikan kondisi cuaca sebelum menempuh perjalanan. Istilahnya, sedia payung sebelum hujan. Kalaupun nekad untuk menempuh hujan, siapkan dulu alat serta perlengkapan yang memungkinkan pendaki untuk menghadapi the semi-world of survival.
Saturday, March 26, 2011
Wisata Indonesia : Museum oh Museum (bandung)
Museum oh Museum...ya museum sekarang sudah agak sedikit terlupakan oleh orang saat ini. ada pepatah mengatakan Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai SEJARAHNYA..
WARA WIRI WISATA akan mencoba memberikan rekomendasi museum - museum untuk di kunjung....
WARA WIRI WISATA akan mencoba memberikan rekomendasi museum - museum untuk di kunjung....
Saturday, March 12, 2011
Wisata Indonesia : Tarling, Indramayu
Tarling merupakan seni musik dan lagu yang pada awalnya ditampilkan dalam bentuk nyanyian (kiser) yang diiringi oleh gitar dan suling saja. Sejalan dengan perkembangan zaman, kesenian tarling mengalami perkembangan dan perubahan yang cepat. Saat ini tarling sudah dilengkapi dengan alat-alat musik yang modern. Kendatipun demikian Tarling klasik masih banyak diminati oleh wisatawan.
Kesenian Tarling merupakan seni musik dan lagu yang pada awalnya di tampilkan dalam bentuk nyanyian (kiser) yang diiringi oleh gitar dan suling saja. Indramayu adalah tempat lahirnya kesenian tarling pada abad ke 16, sejalan perkembangan jaman, kesenian tarling mengalami perkembangan dan perubahan yang cepat. Saat ini tarling sudah dilengkapi dengan alat-alat musik yang modern, kendatipun demikian Tarling Klasik kasih banyak diminati oleh wisatawan.
Tuesday, March 8, 2011
Wisata Indonesia : Genjring akrobat, Indramayu
Salah satu jenis kesenian tradisional masyarakat Indramayu adalah merupakan pertunjukan berupa akrobat/atraksi dengan media tangga, sepeda beroda satu dan sebagainya.
Kesenian Genjring Akrobat dalam penyajiannya diiringi alat musik Genjring/Rebana dengan dilengkapi tari Rudat.
Dalam seni ini, para pemain akan menunjukkan kebolehannya berakrobat dengan beragam media seperti sepeda beroda satu, tangga, dan sebagainya. Di wilayah Cirebon dan sekitarnya, termasuk Indramayu, juga berkembang kesenian sengan sebutan hampir serupa yakni genjring dodog.
Seni genjring dodog ini sangat memukau. Pemainya menunjukkan keahlian mereka berayun-ayun di atas tiang bambu dengan sangat dramatik. Belakangan pagelaran genjring dodog kerap dipadukan dengan dengan kesenian tarling, sehingga unsur dramaturgi juga sudah ada pada kesenian ini.
Monday, March 7, 2011
Wisata Indonesia : Batu Talempong Talang Anau, Sumatra Barat
Jika selama ini kita hanya mengenal talempong sebagai alat musik tradisional Minangkabau, kali ini tidak lagi. Jika biasanya talempong terbuat dari kuningan, dan bentuknya mirip dengan alat musik gamelan yang ada di Jawa, talempong ini terbuat dari batu. Bunyi yang dihasilkan persis sama dengan alat musik talempong, sehingga dinamakan Batu Talempong Talang Anau. Talempong yang satu ini, disusun sesuai dengan tangga nada yang ditentukan oleh masing-masing lempengan batu, sehingga bisa dimainkan mengikuti irama lagu tradisional Minangkabau. Alunan nada yang dikeluarkan, akan membuat perantau merasa rindu kampung halamannya. Anda tertarik mengunjunginya?
Objek wisata talempong batu ini terletak 38 Km arah utara Kota Payakumbuh, atau 47 Km dari kantor bupati Limapuluh Kota. Menurut masyarakat sekitar, batu yang berjumlah enam buah tersebut, ada sejak zaman dahulu. Namun tidak ada catatan yang menunjukkan, bahwa batu ini benar-benar di rancang untuk dijadikan talempong. Benar atau tidak, konon kabarnya, bila seseorang yang memukul talempong batu tidak percaya dengan kekuatan magic pada batu itu, serta melecehkan tata cara yang diisyaratkan, maka si pemukul tersebut akan terkena kutukan berupa penyakit. Yang tidak bisa disembunyikan dan juga bisa merenggut nyawa.
Menurut legenda, Batu Talempong ini awalnya berserakan di bukit Padang Aro, dan dipindahkan ketempatnya sekarang, oleh seorang pemuda yang bernama Syamsuddin. Setelah sebelumnya pemuda ini bermimpi didatangi orangtuanya berturut-turut 3 kali, agar mengumpulkan batu-batu tersebut ke dekat tumbuhnya serumpun bambu, yang dinamai Talang dan pohon enau (Anau). Anehnya Syamsudin memindahkan batu-batu berukuran besar itu hanya dengan jalinan lidi kelapa hijau. Batu-batu itu digiring seperti layaknya orang menggiring ternak ke kandang, sekitar 1 km. Setelah mengumpulkan batu-batu itu, Syamsudin mulai bertingkah aneh, terkadang hilang tak tentu rimbanya, dan muncul tiba-tiba entah dari mana. Karena sering menghilang, penduduk memberinya gelar Syamsudin Tuanku Nan Hilang. Setelah menghilang, tiba-tiba beliau muncul dan meninggalkan pesan agar penduduk menjaga batu-batu tesebut dengan baik, dan apabila ingin membunyikan ataupun memukul batu tersebut, mintalah izin terlebih dahulu dengan membakar kemenyan putih.
| Batu Talempong |
Pada kenyataannya memang terjadi, jika tidak diasapi dengan kemenyan putih, batu tersebut tidak akan mengeluarkan bunyi yang nyaring, tetapi hanya berbunyi layaknya sebuah batu biasa yang dipukul. Keanehan lainnya adalah apabila daerah ini akan ditimpa bencana, musibah ataupun wabah, maka batu itu akan mengeluarkan bunyi menderum, menggelegar serta mengeluarkan suara-suara aneh lainnya
Wednesday, March 2, 2011
Wisata Indonesia : Jalan Braga Bandung punya Cerita
Bandung emang gak ada habisnya buat jalan-jalan, satu lagi tempat yang sangat berkesan dan tentunya bersejarah yang akan WARA WIRI WISATA akan bahas yaitu jalan braga. Jalan Braga adalah nama sebuah jalan utama di kota Bandung, Indonesia, Nama jalan ini cukup dikenal sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda . Sampai saat ini nama jalan tersebut tetap dipertahankan sebagai salah satu maskot dan obyek wisata kota Bandung yang dahulu dikenal sebagai Parijs van Java.
Monday, February 21, 2011
Wisata Indonesia : Saung Angklung punya Mang Udjo
Indonesia adalah sebuah negara kaya akan keanekaragaman budaya, salah satu kebudayaan yang dimiliki ditatar sunda adalah ANGKLUNG,,sapa yang tidak mengenal angklung?? alat musik satu ini memliki keunikan tersendiri dan telah dikenal ke berbagai pelosok dunia sebagai alat musik tradisional indonesia khususnya sunda (ampe negara tetangga aja ngaku2 angklung milik mereka..haha).Wara Wiri Wisata akan mencoba memberikan informasi mengenai alat musik yang terbuat dari bambu ini langsung dari kota Bandung, bandung salah satu kota yang memiliki banyak seniman dan budayawan ini memang memiliki banyak tempat untuk berwisata dan apabila kita menyebut alat musik angklung maka masyarakat bandung akan tertuju dengan satu nama tempat yaitu Saung Angklung Udjo.





Categories :
6:08 PM
Mr.amoed






